tahun-baru-imlek-sin-cia

Pantangan dalam Hari Raya Imlek

Tahun Baru Imlek atau Sin Cia merupakan penanggalan bulan sesuai dengan astrology Cina kuno dan hingga saat ini merupakan tradisi yang masih dirayakan oleh seluruh rakyat keturunan Cina yang tersebar di seluruh dunia termasuk yang keturunan Tionghoa di Indonesia.

Sesuai dengan sejarah awal Tahun Baru Imlek ini, sebagai permulaan tahun baru maka akan dimulainya nasib dan keberuntungan pada tahun yang bersangkutan. Meskipun berjalannya waktu, ada beberapa pantangan sudah tidak relevan lagi tetapi tidak ada salahnya pantangan ini diketahui bersama.

1. Dalam ucapan, kata-kata seperti Mati, Miskin, Hilang, Rusak, Sakit, Mati, Hantu, Habis, kalah dan kata-kata lainnya yang tidak baik atau yang mengandung arti negatif juga tidak boleh diucapkan.

2. Saat dalam menghidangkan makanan, piring, gelas dan mangkuk tidak boleh jatuh atau pecah, jika hal tersebut tidak sengaja maka harus segera diucapkan kata-kata keberuntungan.

3. Hari Pertama Tahun Baru Imlek, tong beras (tempat menyimpan beras) tidak boleh kosong untuk menghindari terjadinya kelaparan sepanjang tahun ini.

4. Khusus pada hari pertama pantangan untuk menyiram air, menyapu, membuang sampah. Jika kegiatan menyiram, menyapu dan membuang sampah dilakukan berarti membuang rezeki dan harta yang telah dikumpulkan maupun yang akan dikumpulkan.

5. Pantangan untuk menagih hutang atau membayar hutang, karena keberuntungan akan hilang baik bagi penagih utang maupun peminjam sepanjang tahun ini.

6. Tidak memperbolehkan orang lain untuk mengambil sesuatu dari kocek anda untuk menghindari pada tahun yang baru semua harta dan rezeki diambil atau direbut oleh orang lain, jadi umumnya semua telah diselesaikan sebelum hari raya Imlek tiba.

7. Pantangan untuk melayat orang yang meninggal dunia.

8. Pantangan untuk memotong rambut, karena memotong rambut pada saat merayakan Tahun Baru Imlek sering dikaitkan dengan pemakaman.

9. Pantangan untuk membunuh, karena membunuh merupakan penyebab dari musibah atau bencana dan perang, membunuh dalam arti terhadap nyamuk, atau binatang yang menganggu pada hari pertama.

10. Pantangan untuk minum obat untuk menghindari penyakit dan sakit-sakitan pada tahun yang baru ini dan sering minum obat sepanjang tahun.

11. Anak perempuan yang sudah menikah tidak boleh mengunjungi rumah orang tuanya pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Kunjungan biasanya dilakukan pada hari kedua Tahun Baru Imlek. Hal ini dilakukan karena biasanya akan banyak kunjungan tamu di keluarga Suami (rumah mertua) jadi harus membantu untuk melayani tamu-tamu di rumah mertuanya.

12. Pantangan untuk makan bubur di Tahun Baru Imlek dan harus makan nasi, karena pada jaman dulu bubur adalah makanan orang miskin, ini memiliki arti dengan memakan nasi pada Tahun Baru Imlek maka akan membawa rezeki dan menghindari kemiskinan di sepanjang tahun baru ini.

Boleh percaya boleh tidak, pantangan ini sebagian besar masih dilakukan oleh orang Tionghoa hingga kini jadi sudah menjadi tradisi dan budaya yang diwariskan secara turun temurun.

Pantangan dalam Hari Raya Imlek was last modified: by

Berbagi itu Indah 🙂