Tjong A Fie, Tokoh Dermawan dari Medan (2)

Menyambut Imlek yang sebentar lagi tiba di tanggal 28 Januari 2017, Ramalan Suhu mengangkat cerita Tjong A Fie, yang dirangkum dari berbagai sumber, orang Tionghoa di Medan yang berjasa bagi pembangunan kota Medan dan bahkan rumah tinggalnya dijadikan salah satu tempat wisata di Medan, Sumatera Utara.

Baca artikel sebelumnya Tjong A Fie, Tokoh Dermawan dari Medan (1)

Sukses yang diraih oleh Tjong A Fie tidak lantas membuat ia merasa tertinggi dan sombong, justru dalam menjalankan bisnisnya, Tjong A Fie selalu mengamalkan 3 hal yakni, jujur, setia dan bersatu. Ia selau berprinsip “di mana langit dijunjung di situ bumi dipijak”. Ia pun membagikan lima persen keuntungannya kepada para pekerjanya.

istana-maimun

Tjong A Fie dikenal sangat berjasa dalam membangun kota Medan yang pada saat itu dinamakan Deli Tua. Pembangunan Istana Maimoon, Gereja Uskup Agung Sugiopranoto, Kuil Buddha, Kuil Hindu, Batavia Bank, Deli Bank termasuk menyumbangkan menara lonceng untuk Gedung Balai Kota Medan yang lama, semua tidak lepas dari jerih payah Tjong A Fie.

Kedekatannya dengan masyarakat lokal membuat Tjong A Fie menjadi seorang dermawan. Sebagai dermawan, ia banyak menyumbang untuk warga yang kurang mampu. Ia sangat menghormati warga muslim, bahkan berperan serta dalam mendirikan tempat ibadah yakni Masjid Raya Al-Mashum dan Masjid Gang Bengkok serta ikut merayakan hari-hari besar keagamaan bersama mereka.

Empat bulan sebelum menghembuskan napas terakhir, Tjong A Fie mewasiatkan seluruh kekayaannya di Sumatera maupun di luar Sumatera kepada Yayasan Toen Moek Tong yang harus didirikan di Medan dan Sungkow pada saat ia meninggal dunia.

Ia menuliskan permintaannya agar yayasan tersebut memberikan bantuan keuangan kepada pemuda berbakat dan berkelakuan baik dan ingin menyelesaikan pendidikannya serta membantu mereka yang tidak mampu bekerja dengan baik karena cacat maupun korban bencana alam tanpa membedakan suku, bangsa dan agama.

surat-wasiat-tjong-a-fie

Tjong A Fie tutup usia pada tanggal 4 Februari 1921 karena menderita pendarahan otak apopleksia atau pendarahan otak. Seluruh masyarakat kota Medan turut berduka, ribuan orang pelayat datang dari kota Medan dan Sumatera Timur, Aceh, Padang, Penang, Malaya, Singapura dan Pulau Jawa. Prosesi pemakaman Tjong A Fie berlangsung dengan megah sesuai dengan tradisi dan jabatannya.

pemakaman-tjong-a-fie

Jika sekarang kita lihat para taipan dunia menjadi seorang dermawan (filantropis) seperti Bill Gates, Warren Buffet dan Mark Zuckerberg maka puluhan tahun sebelum mereka ada, di Indonesia telah ada seorang filantropis yang tidak kalah dari mereka, dialah Tjong A Fie.

Gong Xi Fa Cai, Selamat Tahun Baru Imlek !!

Summary
Review Date
Reviewed Item
Tjong A Fie, Tokoh Dermawan dari Medan (2)
Author Rating
51star1star1star1star1star
Tjong A Fie, Tokoh Dermawan dari Medan (2) was last modified: by

Berbagi itu Indah 🙂

%d bloggers like this: